Penutup Talkshow #BukanBakwan di SMAN 1 Depok

Makan bakwan dengan harga yang sangat terjangkau dan bisa ditemukan di mana saja tentu menjadi hal yang biasa. Namun, bagaimana jika dikemas berbeda, gratis, dan dimakan beramai-ramai di saat bersamaan dengan ratusan orang? Inilah yang terjadi pada 9 Oktober 2018 di SMAN 1 Depok. Dalam sebuah kegiatan positif yang diadakan Gema Insani ini, ratusan siswa-siswi SMAN 1 Depok makan bakwan bersama di ruang Multimedia sekolah.

Talkshow ini memang bukanlah yang pertama kali diadakan, melainkan sudah yang keempat kalinya. Kegiatan positif yang diadakan di SMAN 1 Depok ini sekaligus menjadi penutup talkshow yang telah diadakan sejak September 2018.

Gema Insani memang bekerja sama dengan beberapa sekolah se-kota Depok untuk menyelenggarakan talkshow yang bermuatan nilai positif ini. Tujuan acara tersebut adalah agar para generasi penerus bisa menggunakan masa muda di jalan yang positif, bangga mengamalkan ajaran Islam dalam keseharian, dan hal positif lainnya.

Lalu, apa kaitannya dengan makan bakwan?

Dimulai pada pukul 13.20 Wib, Hendra Kusumah selaku pemateri pertama yang juga Social Media Manager Gema Insani, berbagi ilmu dan pengalaman tentang makna cowok bakwan. Istilah satu ini merupakan kata kiasan dalam buku Cowok Bakwan Vs Cowok tampan karya Yoga Aditama. Bakwan yang dimakan para peserta bersama-sama dengan tujuan agar mereka bisa memahami makna analogi cowok bakwan dari buku tersebut, sekaligus menyerap pesan-pesan positif di dalamnya.

Kebaikan yang dibagikan dalam talkshow tersebut, juga dilanjutkan oleh Barlian Juliantoro sebagai pemateri kedua. Laki-laki yang merupakan seorang pegiat lembaga kemanusiaan bernama Kapiler Indonesia ini, berbagi ilmu tentang volunteerism, mengajak lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar, terutama membahas Kapiler Indonesia yang fokus menangani anak-anak yatim.

Yang membuat para peserta makin antusias adalah saat Barlian menceritakan pengalaman di usia remajanya. Barlian menyesal, menurutnya saat itu, ia kurang menggunakan masa remaja dengan baik. Namun di suatu masa, ia bersyukur karena Allah SWT. kembali menuntunnya hingga menemukan manisnya perjuangan dan jalan kebenaran.

Ibu Mas’idah selaku guru agama dan pembimbing Rohis di SMAN 1 Depok, mengaku sangat senang atas diselenggarakannya acara tersebut. “Alhamdulillah, anak-anak terlihat antusias mengikuti talkshow ini. Bahkan, murid yang biasanya kurang fokus belajar di kelas justru semangat sekali menyimak pemateri di dalam. Materinya memang anak remaja banget, dikemasnya juga cocok sama anak SMA.”

Pada pukul 15.15 Wib, talkshow tersebut berakhir yang ditandai dengan sesi tanya-jawab oleh peserta dan pemateri. Selain itu, sebagai bentuk dukungan Gema Insani terhadap akhlak remaja Muslim di SMAN 1 Depok, 3 buku Cowok Bakwan Vs Cowok Tampan didonasikan untuk perpustakaan sekolah tersebut.